Penutupan Pemerintahan Masuki Bulan ke-2, Politik AS Makin Tak Menentu

Nathania Riris Michico
Kubah Gedung Capitol di Washington. (Foto: Reuters)

Secara politis, Jim Kessler dari lembaga kajian kebijakan publik yang berbasis di Washington, Third Way, menyebut 'shutdown; tidak menguntungkan siapapun.

Dia menjelaskan bahwa Trump, Kongres, hingga pegawai federal yang bekerja tanpa dibayar, semuanya kalah dalam hal ini.

"Demokrat tidak benar-benar ingin mendanai janji kampanye Donald Trump yang mengatakan bahwa Meksiko akan membayar tembok itu, jadi kita terkunci dalam duel sekarang ini dan harus ada yang mencari jalan keluar yang kreatif," kata Jim Kessler dari Third Way.

John Fortier, dari lembaga kajian Bipartisan Policy Center, mengatakan beberapa jajak pendapat baru-baru ini lebih banyak menyalahkan Trump ketimbang Demokrat terkait shutdown.

Menurutnya, kedua pihak merasa basis pendukung mereka secara prinsip berkomitmen pada apa yang menjadi perbedaan di antara mereka dan inilah yang menyebabkan upaya menyelesaikan masalahnya semakin sulit.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

AS Lakukan 1.000 Kali Tes Persediaan Senjata Nuklir Setiap Tahun

Internasional
2 jam lalu

Trump: Xi Jinping Tawarkan Bantuan Selesaikan Konflik AS-Iran

Internasional
8 jam lalu

Iran Beri Izin 30 Kapal China Lintasi Selat Hormuz saat Xi Jinping Bertemu Trump

Internasional
6 jam lalu

Xi Jinping Peringatkan Trump, China-AS Bisa Perang gegara Taiwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal