Penulis Ayat-Ayat Setan Salman Rushdie Terancam Kehilangan Mata dan Tak Dapat Bicara usai Ditikam

Ahmad Islamy Jamil
Penulis novel "Ayat-Ayat Setan", Salman Rusdhie, ditikam di leher dan dada. (Foto: Reuters)

Sejumlah media pada Jumat melaporkan, polisi Negara Bagian New York telah mengindentifikasi penyerang Rushdie sebagai Hadi Matar (24). Pemuda itu berasal dari New Jersey.

Tinjauan awal media sosial Matar menunjukkan bahwa dia bersimpati pada ekstremisme Syiah dan Korps Garda Revolusi Iran. Hal itu diungkapkan seorang pejabat dari institusi penegak hukum yang mengetahui langsung penyelidikan tersebut kepada ABC News.

Rushdie adalah seorang penulis Inggris-Amerika kelahiran India. Pada 1989, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini mengeluarkan fatwa yang menghalalkan darah Rushdie. 

Fatwa Khomeini itu menyusul novel Rushdie berjudul “The Satanic Verses” (Ayat-Ayat Setan) yang dianggap oleh Dunia Islam sebagai penghinaan terhadap Nabi Muhammad dan agama yang dibawanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

57 tahun lalu

AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?

57 tahun lalu

Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal