Pentagon Tunda Rencana Vaksinasi Covid untuk Tahanan Guantanamo, Kenapa?

Ahmad Islamy Jamil
Aktivitas tahanan dalam penjara di Teluk Guantanamo. (Foto: Reuters)

Namun, rencana itu ditentang oleh anggota parlemen AS dari Partai Republik, termasuk anggota Kongres AS Kevin McCarthy.

“Presiden Biden mengatakan kepada kami, dia memiliki rencana untuk mengalahkan virus (corona) pada hari pertama (menjabat sebagai presiden AS). Tapi, dia tidak pernah memberi tahu kami soal pemberian vaksin kepada para teroris sebelum masyarakat Amerika,” cuitnya di Twitter.

Anggota Kongres AS asal New York, Elise Stefanik, juga menentang rencan pemberian vaksin kepada para tahanan di Guantanamo. “Ini tidak dapat dimaafkan dan bukan gaya Amerika  sekali, bahwa Presiden Biden memilih untuk memprioritaskan vaksinasi bagi terpidana teroris di Gitmo (sebutan lain Guantanamo) daripada para senior atau veteran Amerika yang rentan,” ucapnya.

Amerika Serikat menjadi negara yang paling terpukul pandemi virus corona di dunia. Sampai hari ini, negara itu mencatatkan hampir 26 juta kasus infeksi Covid dengan 436.000 kematian.

Presiden Joe Biden telah berjanji untuk memberikan vaksinasi kepada 100 juta orang Amerika dalam 100 hari pertamanya menjabat. Akan tetapi, sampai sejauh ini upaya inokulasi massal di negara itu menghadapi berbagai rintangan, termasuk kekurangan vaksin.

Menurut pejabat kesehatan setempat, AS baru menyuntikkan kurang dari 30 juta dari hampir 50 juta dosis vaksin yang didistribusikan di negara tersebut sampai akhir pekan ini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pentagon Rilis Dokumen UFO, Ada Piring Terbang di Atas Bandara Zimbabwe

57 tahun lalu

Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka

57 tahun lalu

Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO

57 tahun lalu

AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal