Penikaman Brutal di Stasiun Kereta Jerman Bukan Terorisme, Pelaku Derita Gangguan Jiwa

Anton Suhartono
Penikaman brutal yang melukai sedikitnya 17 orang di stasiun kereta Hamburg, Jumat (23/5) malam, mengguncang publik Jerman (Foto: AP)

Penikaman Tak Selalu Terorisme

Penikaman massal selama ini sering dikaitkan langsung dengan aksi teror, terutama dalam iklim sosial-politik Eropa yang masih dibayangi oleh ketegangan akibat serangan Islamis ekstrem di masa lalu. Namun kasus seperti ini menjadi pengingat penting bahwa tidak semua aksi kekerasan publik bermotif ideologis.

Dalam kasus Hamburg, pelaku tidak terafiliasi dengan kelompok tertentu dan bertindak seorang diri. Penyelidikan awal bahkan mengarah pada kemungkinan gangguan mental yang belum tertangani sebagai penyebab utama aksi nekat ini.

Respons Pemerintah dan Tantangan Penanganan

Kanselir Jerman Friedrich Merz mengaku terkejut atas kejadian tersebut dan segera melakukan koordinasi dengan Wali Kota Hamburg. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi terkait langkah pemerintah untuk meninjau ulang kebijakan penanganan kesehatan mental.

Para pengamat kebijakan menilai ini sebagai momentum untuk mereformasi pendekatan negara terhadap isu gangguan jiwa, yang selama ini lebih fokus pada terapi individu ketimbang pencegahan berbasis komunitas dan sistem peringatan dini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 tahun lalu

Korban Tewas Mobil Seruduk Pasar Natal di Jerman Jadi 5 Orang, Pelaku Diketahui Anti-Islam

Internasional
1 tahun lalu

Mobil Seruduk Puluhan Pengunjung Pasar Natal, Arab Saudi Sudah Peringatkan Jerman

Internasional
1 tahun lalu

Mobil Seruduk Kerumunan Orang di Pasar Natal Jerman, 2 Tewas Puluhan Luka

Seleb
12 hari lalu

Mengenal Fineshield, Proteksi Jam Tangan Mewah dengan Teknologi Jerman

Internasional
17 hari lalu

Amerika Kerahkan Pesawat Militer dari Jerman ke Timur Tengah, Segera Serang Iran?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal