Pengungsi Rohingya Menolak, Bangladesh Batalkan Pemulangan ke Myanmar

Nathania Riris Michico
Pengungsi Rohingya menunggu untuk menerima bantuan makanan seperti beras, air, dan minyak goreng di pusat bantuan di kamp pengungsi Kutupalong di Cox's Bazar. (Foto: AFP)

"Kami ingin repatriasi mereka, tetapi itu harus secara sukarela, aman, dan halus," kata dia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Bangladesh AH Mahmood Ali menegaskan, pihaknya tidak akan memaksa para pengungsi untuk kembali ke Myanmar.

"Tidak ada pemulangan paksa. Kami memberi mereka tempat berteduh, jadi mengapa kami harus mengirim mereka kembali secara paksa?" ujarnya.

Lebih dari 700 ribu Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh dari Negara Bagian Rakhine di Myanmar barat. Mereka menyelamatkan diri dari pembunuhan dan pembantaian oleh militer dan pengikut Buddha yang memicu kecaman luas terhadap Myanmar.

Bangladesh berencana mengirim sebanyak 2.251 pengungsi sebagai kelompok awal kembali ke Myanmar dari pertengahan November dengan cara orang 150 per hari.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 bulan lalu

Bangladesh Ancam India jika Tolak Ekstradisi Mantan PM Sheikh Hasina untuk Dihukum Mati

Internasional
3 bulan lalu

Bangladesh Desak India Ekstradisi Mantan PM Sheikh Hasina terkait Vonis Hukuman Mati

Internasional
3 bulan lalu

Gempa M5,5 yang Porak-Porandakan Bangladesh Terkuat sejak 100 Tahun

Internasional
3 bulan lalu

Gempa M5,5 Bangladesh Tewaskan 10 Orang, Ratusan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal