Pengguna Vaksin Sinovac Bisa Lebih Kebal Pakai Booster Pfizer dan AstraZeneca, Ini Buktinya

Anton Suhartono
Studi para ahli di Oxford Inggris dan Brasil mengungkap pengguna vaksin Sinovac cocok menerima booster dari Pfizer, AstraZeneca, dan Johnson & Johnson (Foto: Reuters)

"Studi ini memberikan pilihan penting bagi pembuat kebijakan di banyak negara di mana jenis vaksin (dari strain virus corona) tidak aktif digunakan," kata Andrew Pollard, direktur Oxford Vaccine Group yang memimpin studi, seperti dikutip dari Reuters, Senin (31/1/2022).

Berdasarkan penelitian di Brasil, penggunaan vaksin Sinovac sebagai dosis ketiga sebenarnya juga bisa meningkatkan antibodi, namun hasil yang lebih baik bisa didapat jika dipadukan dengan vaksin lain.

Penelitian melibatkan 1.240 relawan di Kota Sao Paulo dan Salvador, Brasil, mengungkap antibodi pada tubuh penerima dosis pertama dan kedua Sinovac menjadi rendah sebelum mendapatkan booster. Tingkat antibodi turun menjadi hanya 20,4 persen pada orang berusia 18 sampai 60 tahun dan hanya 8,9 persen pada kalangan berusia di atas 60 tahun. 

Namun antibodi mereka meningkat secara signifikan setelah menerima suntikan booster, sebagaimana hasil penelitian yang diterbitkan jurnal medis Lancet.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oxford Ngebut Bikin Vaksin Ebola Varian Langka, Ready Tahun Ini?

57 tahun lalu

Viral, Pria Bergelar Doktor Lulusan Nanyang dan Oxford Ini Jadi Driver Ojol

57 tahun lalu

Jadwal Piala Presiden 2025 Hari Ini: Marselino dan Ole Siap Unjuk Gigi

57 tahun lalu

Vaksin Covid-19 Terbaru Resmi Rilis, FDA Approve! 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal