Pengadilan Makkah Bebaskan 13 Terdakwa Kasus Crane Ambruk di Masjidil Haram Tewaskan 108 Orang

Anton Suhartono
Pengadilan Kriminal Makkah bebaskan 13 terdakwa kasus ambruknya crane proyek perluasan Masjidil Haram pada 2015 (Foto: Reuters)

“Crane itu dalam posisi tegak, benar, dan aman. Tidak ada kesalahan yang dilakukan terdakwa yang telah mengambil semua tindakan pencegahan keamanan yang diperlukan," kata pengadilan, dalam putusan pada 2017. 

Namun putusan pada 2017 itu ditentang Kejaksaan Agung dan mengajukan banding.

Pada Desember 2017, Pengadilan Banding menguatkan putusan sebelumnya dari Pengadilan Kriminal Makkah. Pengadilan Banding menyatakan, crane, ambruk akibat angin kencang dan badai petir walaupun sudah ditempatkan dalam posisi aman.

Pengadilan Banding lalu meminta Pengadilan Kriminal Makkah untuk memeriksan kembali kasus tersebut.

Pengadilan Kirminal mengeluarkan putusan terbaru pada Rabu setelah melakukan pemeriksaan semua aspek kecelakaan crane.

Pengadilan menggunakan catatan Badan Meteorologi dan Perlindungan Lingkungan soal kondisi cuaca pada saat kecelakaan dan sehari sebelumnya. Peringatan tersebut menunjukkan kecepatan angin di Laut Merah berkisar antara 1 hingga 38 kilometer per jam, sehingga tidak mengeluarkan peringatan badai.

Pengadilan mencatat, dalam gugatan tidak disebutkan peringatan dari Badan Meteorologi dan Perlindungan Lingkungan bahwa bencana akan terjadi atau terprediksi.

Pengadilan mengindikasikan apa yang terjadi di Makkah saat itu dikaitkan dengan fenomena alam yang sulit diprediksi. Dengan demikian, para terdakwa tidak bisa dimintai pertanggungjawabannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jemaah Haji 2026 Kini Bisa Unduh Sertifikat Resmi Lewat Nusuk, Cukup Scan Barcode

57 tahun lalu

Usai Haji, Ribuan Jemaah Bergeser ke Madinah Padati Masjid Nabawi

57 tahun lalu

Arab Saudi Umumkan Keberhasilan Pelaksanaan Haji 2026, Total 1,7 Juta Jemaah

57 tahun lalu

Raja Salman Sampaikan Selamat Idul Adha kepada Muslim Dunia, Doakan Jemaah Jadi Haji Mabrur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal