Pengadilan Kriminal Internasional Selidiki Kejahatan Perang di Palestina, Israel dan AS Murka

Djairan
Kondisi Tanah Palestina yang porak-poranda akibat perang dengan Israel. (Foto: AFP)

Menteri Luar Negeri Israel, Gabi Ashkenazi, mengatakan keputusan itu tak berlandaskan moral dan cacat hukum. Sementara duta besar Israel untuk AS, Gilad Erdan, berjanji akan bekerja sama dengan pemerintah AS untuk melawan keputusan ICC yang dia sebut "memalukan".

Begitu pula dengan Departemen Luar Negeri AS, yang mengatakan Washington DC kecewa dan dengan tegas menentang langkah tersebut. Departemen mengatakan pemerintah AS prihatin atas upaya ICC untuk menjalankan penyelidikan.

“Kami akan terus menegakkan komitmen kuat kepada Israel dan keamanannya, termasuk menentang tindakan yang berusaha menargetkan Israel secara tidak adil, ICC tidak memiliki yurisdiksi atas masalah ini,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price.

Jaksa Penuntut ICC, Fatou Bensouda mengatakan, perhatian utama pihaknya  berpihak kepada para korban kejahatan perang, baik Palestina maupun Israel, jika nantinya terbukti. Hal itu, kata dia, terkait dampak yang timbul dari siklus panjang kekerasan dan ketidakamanan yang menyebabkan penderitaan mendalam.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mantan Kepala Staf IDF Ini Siap "Gulingkan" Netanyahu sebagai PM Israel

57 tahun lalu

Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran

57 tahun lalu

Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...

57 tahun lalu

Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal