Pengadilan India Panggil Pendiri Alibaba Jack Ma Terkait Gugatan Mantan Pegawai

Anton Suhartono
Jack Ma (Foto: AFP)

NEW DELHI, iNews.id - Pengadilan India memanggil perwakilan perusahaan e-commerce Alibaba serta pendirinya, Jack Ma, setelah dilaporkan mantan pegawainya.

Seorang mantan karyawan di India mengaku dipecat secara tidak sah setelah menolak menyensor berita palsu pada aplikasi perusahaan.

Kasus ini terjadi beberapa pekan setelah India menghentikan operasi perusahaan teknologi China, yakni UC News Alibaba, UC Browser, serta 57 aplikasi lainnya terkait bentrokan antarpasukan di perbatasan kedua negara.

Bukan hanya menutup, India mengumpulkan pernyataan tertulis dari semua perusahaan yang terkena dampak, termasuk apakah mereka menyensor konten atau bekerja untuk kepentingan pemerintah asing.

Dalam dokumen pengadilan tertanggal 20 Juli, mantan karyawan UC Web Alibaba, Pushpandra Singh Parmar, menuduh perusahaan menyensor konten yang dipandang tidak menguntungkan China dan aplikasinya UC Browser dan UC News menampilkan berita palsu untuk menyebabkan kekacauan sosial dan politik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Trump: AS-China Capai Kesepakatan Perdagangan Fantastis!

Internasional
13 jam lalu

6 Poin Hasil Pertemuan Trump dengan Xi Jinping, dari Perdagangan hingga Nuklir Iran

Bisnis
16 jam lalu

Trump Boyong Miliarder ke China Temui Xi Jinping, Ada Orang Terkaya Dunia hingga Ikon AI

Internasional
16 jam lalu

Daftar 15 CEO AS Diajak Trump ke China, Kekayaaan Gabungan Tembus Rp17.500 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal