Pengacara Donald Trump untuk Pilpres AS Rudy Giuliani Positif Covid-19

Anton Suhartono
Rudy Giuliani (Foto: Reuters)

Dia memelopori upaya untuk membalikkan kekalahan Trump dalam pilpres 3 November dari calon presiden Partai Demokrat Joe Biden melalui serangkaian tuntutan hukum. 

Trump dan Giuliani berulang kali mengklaim bahwa pilpres AS 2020 diwarnai kecurangan, meskipun mereka tidak memberikan bukti yang jelas.

Pejabat negara bagian dan serta pemerintah federal juga berulang kali menegaskan tidak ada bukti kecurangan dalam skala besar.

Giuliani mengunjungi Georgia pada Kamis lalu untuk mendesak anggota parlemen Republik menghentikan sertifikasi kemenangan Biden. Permohonan serupa dilakukannya di Michigan pada Rabu dan Arizona pada Senin.

Dia merupakan sosok cukup dikenal bahkan di panggung internasional karena menjabat wali kota New York saat serangan 11 September 2001. Namun di sisi lain dia menghadapi masalah hukum selama pemerintahan Trump.

Jaksa federal di Manhattan menyelidiki bisnis Giuliani di Ukraina. Dua rekannya, yakni Lev Parnas dan Igor Fruman, didakwa melanggar pendanaan kampanye.

Giuliani luput dari hukuman dan membantah melakukan kesalahan. Parnas dan Fruman juga mengaku tidak bersalah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal