Penerbangan Perdana Tel Aviv-Abu Dhabi: antara Perselingkuhan Saudi dan Israel

Ahmad Islamy Jamil
Pesawat dari maskapai Israel, Al El, lepas landas dari Bandara Ben Gurion, Tel Aviv, Senin (31/8/2020). Pesawat itu terbang menuju Abu Dhabi sebagai bukti normalisasi hubungan Uni Emirat Arab (UEA) dengan Israel. (Foto-foto: AFP)

“Pengumuman hari ini menandakan menghangatnya hubungan antara Kerajaan Arab Saudi dan Israel,” kata seorang rabi (pemuka agama Yahudi) dari Amerika yang memiliki hubungan dekat dengan petinggi negara-negara Teluk, Marc Schneier, kepada AFP.

“Meskipun mereka (Saudi) masih sangat berkomitmen terhadap rakyat Palestina, langkah pertama ini adalah langkah besar dan harus dirayakan,” ujar Schneier.

Pada Maret 2018, maskapai Air India meluncurkan layanan terjadwal pertama ke Israel yang diizinkan melintasi wilayah udara Saudi. Peristiwa tersebut dapat dilihat sebagai tanda lain dari membaiknya hubungan Arab Saudi dengan Israel.

Arab Saudi sebagai tuan rumah bagi situs-situs Islam yang paling suci, harus menghadapi perhitungan politik yang lebih sensitif daripada UEA. Pengakuan resmi negaa itu terhadap Israel bakal dipandang sebagai pengkhianatan terhadap perjuangan rakyat Palestina dan para pendukungnya. Tidak hanya itu, pengakuan terhadap Israel juga akan merusak citra Arab Saudi sebagai pemimpin dunia Islam.

Pada 2002, Arab Saudi mensponsori Inisiatif Perdamaian Arab yang menyerukan penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah Palestina yang diduduki dalam Perang Enam Hari 1967 dan solusi yang adil bagi pengungsi Palestina. Sebagai imbalannya, negara-negara Arab akan menjaga perdamaian dan normalisasi penuh hubungan dengan Israel.

Namun, di bawah pimpinan Pangeran Muhammad bin Salman, jarak Arab Saudi dengan negara zionis itu tampaknya kian dekat dalam beberapa tahun terakhir ini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Balas Gempuran AS, Garda Revolusi Iran Gempur Lanud Al Azraq Secara Masif

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal