Penembakan Brutal Tewaskan Tiga Orang, Pelaku Buron Diduga Mantan Penyidik

Djairan
Tempat Kejadian Perkara (TKP) penembakan yang menewaskan tiga orang tewas di Kota Austin, Negara Bagian Texas, Amerika Serikat (AS), Minggu (18/4/2021). (Foto: Reuters).

AUSTIN, iNews.id - Tiga orang tewas dalam insiden penembakan brutal di Kota Austin, Negara Bagian Texas, Amerika Serikat (AS), Minggu (18/4/2021) waktu setempat. Polisi mengidentifikasi pelaku bernama Stephen Broderick (41) yang masih buron.

Kepala Sementara Kepolisian Austin, Joseph Chacon mengatakan, korban ditemukan tewas di kompleks apartemen. Korban, yakni dua perempuan dan seorang pria dewasa. Belum diketahui secara jelas ke mana Broderick melarikan diri.

Chacon menuturkan, insiden itu diduga terkait permasalahan keluarga. Hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui merupakan mantan penyidik yang bertugas di Kepolisian Daerah Travis. 

Dia mengundurkan diri dari tugasnya pada 2020 setelah ditangkap dan didakwa melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak. Media lokal melaporkan dia ditangkap pada 20 Juni dan dibebaskan dengan jaminan pada bulan yang sama.

"Kami memiliki beberapa informasi awal bahwa dia mungkin adalah aparat penegak hukum sebelumnya, tetapi saya belum memiliki konfirmasi lebih lanjut tentang status tersebut saat ini," ujar Chacon dikutip Reuters, Senin (19/4/2021).

Departemen Layanan Medis Darurat Austin-Travis memastikan tidak ada korban lainnya dalam insiden tersebut, namun polisi telah meminta penduduk Austin untuk berlindung di rumah masing-masing di tengah upaya pengejaran pelaku.

"Kami khawatir dia (pelaku) mungkin akan menyandera penduduk lain atau bersembunyi di suatu tempat menunggu kami pergi," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

57 tahun lalu

AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?

57 tahun lalu

Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...

57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal