Penelitian: Amerika Negara Paling Banyak Menembak dan Menewaskan Warga Kulit Hitam

Arif Budiwinarto
Polisi Huru-Hara mengejar demonstran antirasial di Minneapolis (foto: AFP)

Namun, angka-angka tersebut bersifat probabilitas karena sangat sulit memperoleh data valid berapa jumlah kematian di tangan polisi. Hal ini disebabkan tak ada satupun negara di dunia ini mau membuka informasi 'sensitif' tersebut.

"Kita tidak bisa mendapatkan informasi untuk diperbincangkan, karena kami tidak punya data," kata mantan Direktur FBI, James Comey kepada Komite Hukum pada 2015.

"Orang-orang bisa mendapatkan data siapa yang nonton bioskop di akhir pekan, dan saya tidak bisa mengatakan pada Anda berapa banyak orang yang ditembak oleh polisi di AS bulan kemarin, tahun kemarin, dan apapun terkait demografi," ucapnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hizbullah Jelang Perundingan dengan Pemerintah Lebanon

Internasional
13 jam lalu

Diam-Diam, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS-Israel jika Perundingan Damai Buntu

Internasional
16 jam lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Internasional
18 jam lalu

Gencatan Senjata, Iran Peringatkan AS: Jangan Tipu Kami!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal