Penelitian: Amerika Negara Paling Banyak Menembak dan Menewaskan Warga Kulit Hitam

Arif Budiwinarto
Polisi Huru-Hara mengejar demonstran antirasial di Minneapolis (foto: AFP)

Namun, angka-angka tersebut bersifat probabilitas karena sangat sulit memperoleh data valid berapa jumlah kematian di tangan polisi. Hal ini disebabkan tak ada satupun negara di dunia ini mau membuka informasi 'sensitif' tersebut.

"Kita tidak bisa mendapatkan informasi untuk diperbincangkan, karena kami tidak punya data," kata mantan Direktur FBI, James Comey kepada Komite Hukum pada 2015.

"Orang-orang bisa mendapatkan data siapa yang nonton bioskop di akhir pekan, dan saya tidak bisa mengatakan pada Anda berapa banyak orang yang ditembak oleh polisi di AS bulan kemarin, tahun kemarin, dan apapun terkait demografi," ucapnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak

Internasional
2 hari lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
2 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
2 hari lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal