Pendeta Ukraina Dihukum 12 Tahun Penjara karena Dituduh Bantu Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Salah satu Gereja Ortodoks di Ukraina (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Kristen Ortodoks adalah agama mayoritas penduduk Ukraina. Sejak runtuhnya pemerintahan Uni Soviet, persaingan sengit terjadi antara gereja yang terkait dengan Moskow dan gereja independen Ukraina yang dideklarasikan tak lama setelah kemerdekaan.

Gereja yang berafiliasi dengan Moskow di Ukraina telah mengutuk agresi militer Rusia ke negeri tetangganya itu. Akan tetapi, banyak orang Ukraina khawatir keberadaan mereka bisa menjadi sumber pengaruh Rusia di negeri mereka. Apalagi, Gereja Ortodoks di Rusia secara terang-terangan mendukung agresi militer yang diperintahkan Presiden Vladimir Putin itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Rudal Nuklir Sarmat Lulus Uji Coba, Putin Berterima Kasih kepada Ilmuwan Rusia

Internasional
2 hari lalu

Putin Banggakan Rudal Sarmat: 4 Kali Lebih Dahsyat daripada Rudal Negara Barat

Internasional
2 hari lalu

Wakil Wali Kota Ngamuk Lepaskan Tembakan di Gedung Dewan, Beberapa Luka

Buletin
3 hari lalu

Rusia Tegaskan Dukungan Program Nuklir Iran di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal