Penderitaan Warga Gaza Wilayahnya Bakal Dicaplok Israel: Mau Lari ke Mana Lagi?

Anton Suhartono
Keputusan Israel mencaplok Kota Gaza memicu kekhawatiran warga, namun sebagian enggan mengungsi (Foto: AP)

Rajab Khader juga menolak pindah ke Gaza Selatan. Dia memilih tinggal bersama keluarga dan hewan peliharaannya. 

“Israel tidak akan menemukan apa pun kecuali jasad dan nyawa kita,” katanya.

Laporan Al Jazeera menyebut beberapa warga sudah mengemas barang-barang mereka untuk berjaga-jaga jika dipaksa keluar. Bukan karena mereka tahu tujuan, tapi agar tidak terjebak di menit terakhir.

Situasi kian rumit karena rumah sakit, fasilitas air, dan infrastruktur vital lainnya hancur. Amjad Shawa, direktur Jaringan LSM Palestina, mengatakan evakuasi kali ini lebih berisiko. 

“Tidak ada yang bisa diberikan kepada warga. Kita tidak boleh meninggalkan lansia dan pasien, tapi kita juga tidak bisa melayani mereka,” ujarnya.

Di tengah ancaman serangan besar-besaran, warga Gaza kini hidup dalam ketidakpastian: bertahan di rumah dengan risiko serangan, atau mengungsi ke tempat yang sama-sama berbahaya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Hamas Tak Akan Serahkan Senjata ke Israel dan AS

57 tahun lalu

Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal