Penampakan RS Indonesia di Gaza Setelah Digempur Tank Israel, 4 Genset Hancur

Anton Suhartono
Pasukan Israel kembali menggempur Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahiya, Gaza Utara, Sabtu (30/11) (Foto: MER-C)

Peran RS Indonesia di Gaza Utara, salah satu titik panas pertempuran antara pasukan Zionis dengan para pejuang, sangat vital. Sejak serangan pertama pada November 2023 yang membuat rumah sakit hancur sejadi-jadinya, warga sekitar gotong royong untuk memulihkan sarana-prasarana sehingga bangunan bisa beroperasi kembali meski dengan banyak keterbatasan.

Israel mengintensifkan di Gaza Utara sejak awal Oktober. Serangan udara brutal pada Sabtu kemarin mengincar sebuah rumah yang dihuni keluarga besar. Akibatnya lebih dari 40 orang satu keluarga meninggal. Gempuran udara itu menargetkan rumah di lingkungan Tel AL Zaatar, Kamp Pengungsi Jabalia.

Juru Bicara Pertahanan Sipil Gaza Mahmoud Basal  mengatakan, rumah yang menjadi target dihuni oleh keluarga besar Al Araj. 

Seorang warga Mohammed Al Zaytouniyeh mengatakan, tidak ada tempat yang aman lagi di Gaza dari serangan Israel.

"Warga dibombardir. Tong peledak dilemparkan ke arah mereka, ke rumah, pasar, jalan, tempat penampungan, sekolah. Tidak ada tempat yang aman. Ke mana orang-orang pengungsi ini harus pergi?" ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kritik Penangkapan Roy Suryo, Pengacara: Seperti Penculikan Jenderal di Film G30S/PKI

57 tahun lalu

Jokowi bakal Hadir di Sidang Roy Suryo dan Tifa, Kuasa Hukum Yakin Bisa Jawab Semua Tuduhan

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

57 tahun lalu

PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal