Pada puncak kejayaannya, Uni Soviet memiliki antara 4 juta sampai 5 juta tentara.
Aturan di Soviet saat itu mewajibkan semua pria berusia cukup untuk mengabdi minimal 2 tahun di ketentaraan. Sebagai hasil dari wajib militer yang ketat, Uni Soviet memiliki tentara aktif terbesar di dunia sejak 1945 hingga 1991.
Menurut Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm, Uni Soviet memiliki 20.000 tank, 1.500 helikopter, 30.000 kendaraan tempur lapis baja, serta 13.000 artileri.
Runtuhnya Tembok Berlin pada November 1989 menandai berakhirnya Perang Dingin yang berlanjut dengan pecahnya Uni Soviet.