Pemimpin Oposisi Armenia Ditangkap karena Rencanakan Pembunuhan PM Pashinyan

Anton Suhartono
Nikol Pashinyan (Foto: AFP)

Mereka menyerahkan sebagian besar wilayah Nagorno-Karabakh ke Azerbaijan. Sebenarnya, secara hukum internasional Azerbaijan merupakan pemilik sah Nagorno-Karabakh.

Vanetsyan yang juga mantan direktur dinas keamanan Armenia ditahan bersama tokoh oposisi senior lainnya saat unjuk rasa anti-pemerintah. Dia menyebut perdana menteri sebagai pengkhianat.

Badan keamanan Armenia mengumumkan penangkapan Vanetsyan pada Sabtu malam, selain dituduh merencanakan pembunuhan, juga kepemilikan senjata dalam jumlah besar.

"(Vanetsyan) Menyiapkan upaya pembunuhan terhadap seorang tokoh publik dan ingin merebut kekuasaan," bunyi pernyataan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
4 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal