Pemimpin Carrie Lam Akui Warga Hong Kong Tak Bahagia dengan Pemerintahannya

Nathania Riris Michico
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam. (FOTO: NICOLAS ASFOURI / AFP)

Hasil kemenangan pro-demokrasi ini dianggap menjadi teguran yang memalukan ke China dan kepada Carrie Lam, yang menolak melakukan reformasi politik dan berulang kali menyebut bahwa mayoritas suara yang diam mendukung pemerintahannya.

Hasil pemilu kota itu membangkitkan kembali seruan oleh kubu pro-demokrasi untuk menggelar pemilu langsung untuk pemilihan legislatif. Kubu pro-demokrasi juga terus menyerukan penyelidikan terhadap dugaan kebrutalan polisi terhadap demonstran.

"Apa yang perlu kita lakukan sekarang adalah dialog dengan masyarakat (terbuka) dan mengundang para pemimpin sosial untuk membantu kami menganalisis penyebab gangguan dan masalah sosial Hong Kong yang mendalam, dan untuk mencari solusi," kata Lam.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

57 tahun lalu

V+Short Bawa Terobosan Baru Mobile Storytelling pada Peluncuran Eksklusif di Hong Kong

57 tahun lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

57 tahun lalu

Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal