Pemilu Rusia, Partai Pendukung Putin Masih Kuasai Parlemen meski Suaranya Anjlok

Anton Suhartono
Hasil pemilu Rusia menunjukkan partai pendukung Vladimir Putin masih menguasai parlemen meski perolehan suaranya menurun (Foto: Reuters)

Para pengkritik Putin menilai, hasil pemilu kali ini tetap palsu seraya menegaskan Partai Rusia Bersatu akan bernasib jauh lebih buruk jika pemilu digelar secara jujur dan adil.

Mereka juga menuduh pemerintah telah membungkam kelompok oposisi sebelum pemilihan berlangsung, seperti melarang gerakan Navalny, termasuk melarang pencalonan tokoh oposisi. Media-media yang dan LSM yang mengkritik pemerintah juga dibasmi.

Hasil pemilu ini tampaknya tidak akan mengubah lanskap politik, di mana Putin yang telah berkuasa sebagai presiden atau perdana menteri sejak 1999, masih mendominasi menjelang pemilihan presiden berikutnya pada 2024. 

Sejauh ini Putin belum mengumumkan mengenai pencalonannya pada 2024 meskipun konstitusi Rusia membolehkan pria 68 tahun itu berkuasa lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan Nasional yang Inklusif

57 tahun lalu

Prabowo: Saya Kalah 4 Kali, Tapi Tak Ganggu Pemimpin

57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal