Pemilu Malaysia Bakal Seru, Mahathir dan Anwar Ibrahim Kemungkinan Bersatu Lagi

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad kemungkinan bersatu lagi dengan Anwar Ibrahim dalam pemilu 19 November (Foto: Reuters)

Jauh ke belakang, Mahathir, saat menjabat PM pada 1998 juga pernah memecat Anwar sebagai wakil PM. Sejak itu Anwar memimpin gerakan kebangkitan reformasi Malaysia.

“Beberapa orang mungkin mengatakan saya tidak tahu malu tetapi itu tidak memengaruhi saya. Bagi saya, yang penting adalah kita (bersama-sama) menghentikan mereka yang mencoba menghancurkan negara. Kejatuhan Najib telah menunjukkan bahwa kita dapat bekerja sama," ujarnya.

Pemilu pada 2018 merupakan sejarah bagi Malaysia karena untuk pertama kali sejak kemderdekaan pada 1957, oposisi memenangkan pesta demokrasi. Saat itu Pakatan Harapan mengalahkan dominasi koalisi Barisan Nasional yang dikomandoi Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO).

Dalam video itu Mahathir juga mengenang saat dia bertemu Anwar pada 2016. Saat itu Anwar masih berstatus narapidana kasus pelecehan seksual. Pertemuan itu ternyata mengarah pada kesepakatan politik. 

Mahathir yakin momen pada 2016 akan berulang tahun ini demi memperbaiki keadaan politik Malaysia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Tegas! PM Anwar Ibrahim Akan Usir Semua Warga Israel yang Masuk Malaysia

5 hari lalu

KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu

10 hari lalu

Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon

10 hari lalu

Usia Tembus Seabad, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Ulang Tahun Ke-101

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal