Pemilu Hong Kong: Gerakan Pro-Demokrasi Raup Suara Besar, Jadi 'Pesan' untuk China

Nathania Riris Michico
Pemilu Hong Kong. (FOTO: GETTY IMAGES)

HONG KONG, iNews.id - Gerakan oposisi pro-demokrasi di Hong Kong mendapatkan suara signifikan dalam pemilihan lokal di Hong Kong, demikian laporan sejumlah media setempat, Senin (25/11/2019) dini hari.

Dari 152 kursi yang selesai dihitung sejauh ini, 133 di antaranya dimenangkan oleh calon-calon prodemokrasi, kata koran The South China Morning Post. Calon-calon pro-China hanya mendapatkan 13 kursi.

Jumlah pemilih yang menggunakan suara diketahui sebagai yang terbesar dalam sejarah Hong Kong. Lebih dari 2,9 juta mencoblos atau setara dengan 71 persen dari total pemilih.

Dalam pemilu lokal empat tahun silam, jumlah pemilih yang menggunakan hak suara 1,47 juta.

Kelompok-kelompok prodemokrasi ingin menjadikan pemungutan suara sebagai medium untuk mengirim pesan kuat ke pemerintah China, setelah berlangsung protes antipemerintah di Hong Kong dalam lima bulan terakhir.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

57 tahun lalu

V+Short Bawa Terobosan Baru Mobile Storytelling pada Peluncuran Eksklusif di Hong Kong

57 tahun lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

57 tahun lalu

Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal