Pemicu Malaysia Larang Anak-Anak Pakai Ponsel, dari Pemerkosaan hingga Pembunuhan Siswi

Anton Suhartono
Zara Qairina Mahathir, siswi SMA di Malaysia yang tewas akibat bullying (Foto: Media Sosial)

Pemerintah Siapkan Langkah Darurat

Kabinet Malaysia telah mengusulkan tiga langkah darurat untuk menghadapi meningkatnya kekerasan di lingkungan pendidikan. Salah satu poin utamanya adalah pembatasan penggunaan ponsel di sekolah dan di luar jam pelajaran bagi pelajar di bawah 16 tahun.

Anwar menekankan, solusi jangka panjang bukan hanya larangan, tetapi juga penguatan pendidikan moral dan nilai-nilai sosial. 

“Kasus-kasus perundungan kecil, jika diabaikan, pada akhirnya akan mengarah pada tragedi besar,” ujarnya.

Pemerintah juga akan memperkuat pengawasan sekolah dan mendorong akuntabilitas guru serta lembaga pendidikan agar lebih aktif mendeteksi potensi kekerasan sejak dini.

Kebijakan larangan ponsel ini menuai pro dan kontra di masyarakat. Sebagian kalangan menilai langkah itu perlu untuk menekan kecanduan media sosial dan kekerasan daring. Namun, sejumlah orang tua menilai kebijakan ini terlalu ekstrem dan dapat menghambat komunikasi anak dengan keluarga.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internet
14 jam lalu

Profil Arsyan Ismail, Pria asal Malaysia Pecahkan Rekor Dunia usai Jual Domain Rp1,1 Triliun!

Internet
14 jam lalu

Viral Pria asal Malaysia Jadi Orang Kaya Mendadak usai Jual Domain Rp1,1 Triliun!

Internasional
5 hari lalu

Dirawat Sebulan di RS, Mahathir Mohamad Diperbolehkan Pulang 2 Hari

Nasional
8 hari lalu

Densus 88: Siswa Lempar Bom Molotov di SMP Kalbar Korban Bully

Internasional
10 hari lalu

Dikaitkan dengan Predator Seks Epstein, Anwar Ibrahim: Sama Sekali Tak Ada Hubungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal