Pemerintah RI Kecam Rencana Netanyahu Caplok Tepi Barat

Nathania Riris Michico
Permukiman Israel di Hashmonaim, Ramallah Barat, di Tepi Barat yang diduduki Israel. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia mengecam keras pernyataan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang berjanji mencaplok wilayah Tepi Barat jika kembali memenangkan pemilihan umum Israel. Indonesia menegaskan hal itu bertentangan dengan hukum internasional.

"Pernyataan tersebut jelas bertentangan dengan hukum internasional dan berbagai resolusi PBB serta mengancam kelangsungan proses perdamaian Palestina-Israel," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri RI, Kamis (12/9/2019).

Dalam pernyataan itu, Indonesia menyerukan kembali penyelesaian konflik Palestina-Israel melalui solusi dua negara.

"Serta segala parameter yang disepakati internasional."

Indonesia juga mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk segera merespons pernyataan Netanyahu yang dianggap berbahaya itu.

Sebelumnya diberitakan, Netanyahu mengumumkan niatnya mencaplok Lembah Jordan, wilayah besar di Tepi Barat, jika menang pemilihan umum yang akan digelar 17 September.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal