Pemerintah Korsel Tepis Kekhawatiran Bocornya Data Jet Tempur KF-21 Terkait Hubungan RI-Korut

Anton Suhartono
Pemerintah Korsel menegaskan tidak ada ancaman kebocoran data proyek KF-21 Boramae menyusul pembaruan hubungan diplomatik RI dan Korut (Foto: Reuters)

Meski tidak dijelaskan secara rinci bidang “teknis” yang dimaksud, sebagian pihak di Seoul menduga ada potensi risiko bagi keamanan proyek strategis KF-21.

Kekhawatiran itu muncul karena Indonesia merupakan mitra utama Korsel dalam pengembangan jet tempur generasi 4,5 tersebut sejak 2015. Dalam proyek senilai miliaran dolar AS itu, Indonesia berkomitmen mendanai sekitar 20 persen dari total biaya dan menerima transfer teknologi untuk memproduksi varian IF-X di dalam negeri.

Namun hubungan kedua negara sempat diuji setelah terjadi penundaan pembayaran dari pihak Indonesia dan insiden dugaan upaya pengambilan data rahasia oleh insinyur Indonesia di fasilitas Korea Aerospace Industries (KAI). 

Kasus tersebut akhirnya ditutup tanpa tuntutan hukum, namun meninggalkan keraguan di kalangan publik Korsel.

Meski demikian, pejabat Korsel menegaskan bahwa sistem keamanan teknologi KF-21 sudah diperkuat, termasuk pengawasan ketat terhadap akses informasi. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Ajak Jerman Investasi Kendaraan Listrik hingga Industri Semikonduktor di RI

57 tahun lalu

Karina dan Winter Aespa Terbang Langsung ke Meksiko, Dukung Korsel di Piala Dunia 2026!

57 tahun lalu

4 Kali Kalah Pilpres, Prabowo Ungkap Alasan Tetap Ingin Jadi Presiden: RI Menuju Arah yang Salah

57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal