Pemerintah AS Shut Down, PHK Massal Ancam PNS

Anton Suhartono
Pemerintahan AS tutup atau shut down, Selasa (30/9) tengah malam waktu setempat, setelah Senat gagal mencapai kesepakatan anggaran (Foto: AP)

“Kita bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa diubah selama shut down pemerintahan yang berdampak buruk bagi mereka, seperti menyingkirkan banyak orang, menyingkirkan hal-hal yang mereka sukai,” ujar Trump.

Shut down kali ini juga diperkirakan akan memicu gelombang PHK baru, menyusul kebijakan serupa di awal pemerintahan Trump ketika Departemen Efisiensi Pemerintahan yang dipimpin Elon Musk melakukan pemangkasan besar-besaran terhadap pegawai federal.

Senat AS yang beranggotakan 100 orang membutuhkan 60 suara untuk meloloskan rancangan undang-undang (RUU) pendanaan pemerintah. Partai Republik yang menguasai 53 kursi tetap membutuhkan dukungan minimal 7 suara dari Demokrat. Namun, voting berlangsung buntu. 

Awalnya, rancangan anggaran yang diajukan Demokrat kalah dengan hanya memperoleh 47 suara melawan 53. Selanjutnya giliran rancangan anggaran versi Republik yang gagal lolos dengan selisih lima suara. Bahkan, Senator Rand Paul menjadi satu-satunya politisi Republik yang menolak usulan partainya sendiri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

57 tahun lalu

Perdana! Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai Rp26,72 Triliun

57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal