“Kita bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa diubah selama shut down pemerintahan yang berdampak buruk bagi mereka, seperti menyingkirkan banyak orang, menyingkirkan hal-hal yang mereka sukai,” ujar Trump.
Shut down kali ini juga diperkirakan akan memicu gelombang PHK baru, menyusul kebijakan serupa di awal pemerintahan Trump ketika Departemen Efisiensi Pemerintahan yang dipimpin Elon Musk melakukan pemangkasan besar-besaran terhadap pegawai federal.
Senat AS yang beranggotakan 100 orang membutuhkan 60 suara untuk meloloskan rancangan undang-undang (RUU) pendanaan pemerintah. Partai Republik yang menguasai 53 kursi tetap membutuhkan dukungan minimal 7 suara dari Demokrat. Namun, voting berlangsung buntu.
Awalnya, rancangan anggaran yang diajukan Demokrat kalah dengan hanya memperoleh 47 suara melawan 53. Selanjutnya giliran rancangan anggaran versi Republik yang gagal lolos dengan selisih lima suara. Bahkan, Senator Rand Paul menjadi satu-satunya politisi Republik yang menolak usulan partainya sendiri.