Pemerintah AS Masih Tutup, Trump Batalkan Kunjungan Delegasi ke Davos

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump saat hadir di Forum Ekonomi Dunia di Davos pada 2018. (Foto: Xinhua/Xu Jinquan via Getty Images)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Donald Trump membatalkan perjalanan para delegasi Amerika Serikat (AS) ke konferensi internasional tahunan di Davos. Dia mengatakan para pejabat dibutuhkan di AS untuk mengatasi penutupan pemerintah federal yang masih berlangsung.

"Karena pertimbangan untuk 800.000 pekerja besar Amerika yang tidak menerima gaji dan untuk memastikan timnya dapat membantu sesuai kebutuhan, Presiden Trump membatalkan perjalanan delegasinya ke Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss," demikian disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders, seperti dilaporkan AFP, Jumat (18/1/2019).

Menteri Keuangan Steve Mnuchin sedianya dijadwalkan memimpin delegasi beranggotakan lima orang yang juga termasuk Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, Menteri Perdagangan Wilbur Ross, perwakilan perdagangan AS Robert Lighthizer, dan asisten presiden Chris Liddell.

Keputusan membatalkan perjalanan ke Davos muncul setelah Trump menyerang lawan utamanya dari Demokrat, Ketua DPR AS Nancy Pelosi, dengan membatalkan rencana Pelosi untuk membawa pesawat angkatan udara ke Afghanistan di menit-menit terakhir.

Sekitar 800.000 karyawan federal dan lebih banyak lagi staf kontrak pemerintah terkena dampak penutupan sebagian penutupan pemerintahan, dipicu oleh penolakan Trump untuk menandatangani pendanaan untuk sejumlah departemen.

Ini menjadi balasan atas penolakan Demokrat -yang mengendalikan majelis rendah Kongres-untuk menyetujui rencananya soal dana tembok perbatasan AS-Meksiko.

Trump pekan lalu membatalkan partisipasinya sendiri di Davos, juga dengan alasan yang sama yakni perselisihan terkait pembangunan tembok perbatasan yang diusulkannya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.333 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Internasional
11 jam lalu

Kongres AS Minta Akses Senjata Nuklir Israel, Berapa Jumlah Hulu Ledaknya?

Internasional
16 jam lalu

Trump Mungkin Salahkan Netanyahu jika Perang Lawan Iran Berlanjut, Ganggu Ekonomi Global

Internasional
16 jam lalu

AS Incar Uranium Iran, Tak Sudi Ada Program Nuklir Sekecil Apa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal