Pembunuh Guru di Prancis Sempat Kontak dengan Jihadis Suriah sebelum Eksekusi Korban

Arif Budiwinarto
Foto ilustrasi pembunuhan menggunakan pisau. (foto: Okezone)

PARIS, iNews.id - Pelaku pembunuhan sadis guru sejarah di Paris pernah menjalin kontak dengan milisi jihadis di Suriah. Sayangnya, identitas milisi itu belum terungkap hingga sekarang.

Polisi Paris telah merilis identitas pelaku pembunuhan Samuel Paty, seorang guru sejarah, pada pekan lalu. Pelaku bernama Abdullakh Anzorov berusia 18 tahun, dia terpaksa ditembak mati oleh polisi usai menggorok leher Paty di luar sekolah di pinggiran kota Paris, Jumat pekan lalu.

Paty tewas mengenaskan setelah dirinya memberikan pelajaran kebebasan berekspresi dengan cara membahas karikatur Nabi Muhammad. Dalam Islam menggambarkan Nabi Muhammad dalam bentuk apapun merupakan sebuah penistaan.

Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan kasus tersebut, hasilnya 9 orang ditahan dan telah didakwa terlibat dalam pembunuhan itu, termasuk dua pemuda yang mencari tahu identitas guru.

Jalin kontak dengan milisi jihadis Suriah

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
6 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
18 hari lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
18 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
19 hari lalu

Momen Macron Gunakan Bahasa Indonesia saat Sambut Prabowo di Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news