Pembunuh Berantai yang Siksa dan Mutilasi 11 Wanita China Dieksekusi

Nathania Riris Michico
Gao Chengyong melakukan pembunuhan-pembunuhan sadis di China. (Foto: Reuters)

Pembunuhan berikutnya mengikuti pola yang sama: menyasar perempuan muda yang hidup sendirian.

Dilaporkan Beijing Youth Daily, Gao juga memotong sebagian organ reproduksi korbannya. Korbannya yang paling muda berusia delapan tahun.

Sesudah serangkaian serangan pembunuhan itu, perempuan di Kota Baiyin tidak ada lagi yang berjalan sendirian di jalanan tanpa ditemani oleh sanak atau teman laki-laki.

Rangkaian pembunuhan itu berhenti pada 2002, namun baru beberapa tahun kemudian sebuah terobosan datang, melalui sebuah kebetulan.

Saat itu seorang paman dari Gao ditangkap karena tindak pidana ringan. Dia memberikan sampel DNA.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Mobil
15 jam lalu

Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Nasional
6 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
10 hari lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Nasional
10 hari lalu

Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Negara China di Istana, Bahas Geopolitik Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal