Pemberontak Bakar Desa, 52 Warga Sipil Tewas 

Umaya Khusniah
Puluhan warga desa tewas dibunuh pemberontak di Provinsi Ituri di Kongo timur. (Foto: AP Photo)

Sekjen PBB mendesak semua kelompok bersenjata di Kongo untuk berhenti menyerang warga sipil dan berpartisipasi dalam proses politik dan meletakkan senjata mereka. 

Jean Ladis Maboso, seorang administrator di daerah yang terkena dampak, menyerukan keadilan.

“Kami mengutuk pembunuhan warga sipil ini. Milisi mengeksekusi warga sipil tanpa adanya elemen keamanan. Ini adalah tindakan kriminal yang tidak bisa dibiarkan begitu saja," katanya.

Pada bulan Februari, pejuang CODECO menyerang daerah Djugu dan menewaskan sedikitnya 60 orang.

Kongo Timur telah menjadi tidak stabil selama bertahun-tahun oleh serangan dari beberapa kelompok pemberontak yang berbeda, termasuk CODECO, yang berlomba-lomba untuk menguasai daerah yang kaya mineral itu. Kekerasan yang sedang berlangsung telah mendorong ribuan penduduk perdesaan untuk meninggalkan rumah mereka ke daerah yang lebih aman.

Serangan terakhir terjadi seminggu setelah diskusi diadakan di Kenya antara pemerintah Kongo dan gerakan pemberontak untuk mencoba membangun perdamaian dan stabilitas di daerah itu.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Warga Sipil Terluka Kena Peluru Nyasar di Kampus UNP, TNI AD Turun Tangan

57 tahun lalu

Desa BRILiaN Ketapanrame, Wujud Nyata Pemberdayaan Desa Berkelanjutan

57 tahun lalu

WHO Peringatkan Outbreak Ebola Menyebar Lebih Cepat dari Perkiraan, 1.000 Kasus Terdeteksi!

57 tahun lalu

Apa Itu Virus Ebola Bundibugyo yang Ditetapkan WHO sebagai Darurat Global?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal