Warga Palestina Ketakutan, Ketegangan Meroket
Penduduk desa mengatakan mereka terbangun oleh kobaran api dan bau asap yang membumbung dari masjid. Sebagian warga berusaha memadamkan api secara manual sebelum petugas pemadam tiba.
“Kami sudah lama hidup dalam ketakutan. Tapi membakar rumah ibadah? Ini bukan sekadar intimidasi, ini pesan bahwa kami tidak dianggap manusia,” ujar seorang warga.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kehadiran kelompok pemukim bersenjata yang sering bertindak ekstrem tanpa konsekuensi hukum yang jelas. Banyak warga Palestina kini khawatir kekerasan akan kembali meluas ke desa-desa lain.
Kecaman Internasional Mengarah ke Israel
Sejumlah negara Timur Tengah, termasuk Yordania dan Turki, langsung mengecam keras aksi pembakaran masjid tersebut dan meminta Israel bertanggung jawab. Mereka menuntut penyelidikan menyeluruh serta penindakan tegas terhadap para pelaku.
Sementara itu, lembaga hak asasi internasional menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa kembali meninjau situasi Tepi Barat secara lebih serius. Mereka menyebut pola serangan terhadap masjid, gereja, rumah, dan lahan pertanian Palestina menunjukkan adanya upaya sistematis untuk mengusir penduduk asli.