Upaya penyelamatan besar-besaran dilakukan melibatkan lebih dari 1.200 petugas serta dibantu drone pendeteksi panas untuk mengetahui keberadaan peserta. Petugas penyelamat menghadapi kendala tanah longsor menyusul hujan deras.
Hingga Minggu pagi, 151 peserta berhasil dievakuasi, pelari terakhir yang hilang ditemukan tidak bernyawa pukul 09.30 waktu setempat.
Musibah ini mengundang keprihatinan dan kecaman netizen. Pasalnya cuaca di lokasi lomba sudah diprediksi tidak bersahabat, namun panitia tetap menggelarnya.
Berdasarkan prakiraan cuaca otoritas meteorologi China, Baiyin diterjang angin sedang hingga kencang pada Jumat hingga Sabtu.
Laporan terpisah yang dirilis situs web layanan cuaca provinsi pada Kamis juga memperkirakan penurunan suhu ekstrem di sebagian besar wilayah Gansu, termasuk Baiyin, hingga Minggu.