Pelari Cross Country China yang Tewas akibat Cuaca Ekstrem Jadi 21 Orang, Netizen Murka

Anton Suhartono
Petugas mengevakuasi peserta lomba lari cross country di Sungi Kuning, China, yang tumbang akibat cuaca ekstrem (Foto: Reuters)

Upaya penyelamatan besar-besaran dilakukan melibatkan lebih dari 1.200 petugas serta dibantu drone pendeteksi panas untuk mengetahui keberadaan peserta. Petugas penyelamat menghadapi kendala tanah longsor menyusul hujan deras.

Hingga Minggu pagi, 151 peserta berhasil dievakuasi, pelari terakhir yang hilang ditemukan tidak bernyawa pukul 09.30 waktu setempat.

Musibah ini mengundang keprihatinan dan kecaman netizen. Pasalnya cuaca di lokasi lomba sudah diprediksi tidak bersahabat, namun panitia tetap menggelarnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca otoritas meteorologi China, Baiyin diterjang angin sedang hingga kencang pada Jumat hingga Sabtu.

Laporan terpisah yang dirilis situs web layanan cuaca provinsi pada Kamis juga memperkirakan penurunan suhu ekstrem di sebagian besar wilayah Gansu, termasuk Baiyin, hingga Minggu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Herbalife Run 2026 Dimulai! Targetkan 6.000 Pelari, Kategori 24K Jadi Magnet Utama

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal