Pelaku Penembakan di Sinagog Jerman Unggah Manifesto Anti-Yahudi Sebelum Menyerang

Anton Suhartono
Pelaku penembakan di Halle, Jerman, terekam CCTV membawa senjata (Foto: AFP)

"Dokumen manifesto ini, tampaknya dibuat seminggu yang lalu pada 1 Oktober, memberikan indikasi seberapa jauh perencanaan dan persiapan (serangan)," kata Katz, dikutip dari AFP, Kamis (10/10/2019).

Surat kabar Jerman Die Welt melaporkan dokumen itu setebal 10 halaman dan ditulis dalam bahasa Inggris. Secara spesifik isinya menyebutkan rencana menyerang sinagog di Halle saat perayaan Yom Kippur.

Pelaku menyiarkan aksinya selama 35 menit di platform video gaming Twitch dan sempat dilihat sekitar 2.200 orang sebelum dihapus dari platform. Dia ditangkap polisi setelah terjadi baku tembak, kondisinya terluka.

Ini mengingatkan akan serangan yang dilakukan seorang pria supremasi kulit putih Brenton Tarrant terhadap jamaah Salat Jumat di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada Maret lalu yang menewaskan 51 orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Met Gala 2026 Tetap Digelar Mewah walau White House Mencekam!

Internasional
10 hari lalu

Tak Terima Disebut Kalah Negosiasi dari Iran, AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman

Internasional
12 hari lalu

Tak Terima Dikritik soal Iran, Trump Serang Balik Jerman: Tak Heran Ekonominya Sulit

Internasional
12 hari lalu

Dikritik Kanselir Jerman soal Perang Iran, Ini Komentar Pedas Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal