Pejuang Palestina Bunuh 11 Tentara Israel saat Bertempur di Gaza

Ahmad Islamy Jamil
Tank-tank Israel ditempatkan di perbatasan Gaza di tengah persiapan zionis menggempur wilayah Palestina itu lewat darat, pekan lalu. (Foto: Reuters)

Juru Bicara Hamas, Hazem Qassem, membantah ada komandan seniornya yang berada di kamp tersebut. Dia pun menduga klaim tersebut hanya menjadi dalih Israel untuk membunuh warga sipil Gaza. Pejabat kesehatan Palestina mengatakan, sedikitnya 50 warga Palestina tewas dan 150 lainnya luka-luka akibat serangan udara Israel, kemarin. 

Pernyataan Hamas mengatakan, ada 400 orang tewas dan terluka di Jabalia, yang menampung keluarga para pengungsi akibat perang dengan Israel sejak 1948. Sementara Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen jumlah korban yang dilaporkan itu. 

Ledakan itu menyisakan kawah besar yang dikelilingi reruntuhan bangunan. Israel berulang kali memperingatkan warga Gaza untuk mengungsi dari wilayah utara dan meski banyak yang memilih tetap bertahan. 

Israel mengepung Gaza setelah serangan Hamas 7 Oktober lalu. PBB dan para petugas bantuan kemanusiaan lainnya mengatakan  warga sipil di daerah kantong tersebut hidup dalam bencana kesehatan masyarakat. Semua rumah sakit di daerah itu harus berjuang untuk merawat korban ketika pasokan listrik mulai berkurang. 

Pada Rabu ini, layanan komunikasi dan internet kembali terputus di wilayah kantong Palestina tersebut, menurut penyedia telekomunikasi terbesar di Gaza, Paltel.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

57 tahun lalu

Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal