Pejabat Pro-Rusia: Laki-Laki Ukraina Lama-Lama Bisa Musnah, karena Banyak Tentaranya yang Tewas

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Ukraina merobek bendera Rusia saat mereka merebut kembali salah satu daerah di timur negara itu pada September lalu. (Foto: Reuters)

HENICHESK, iNews.id – Sekitar 60 tentaraUkraina dilaporkan tewas saat mereka berusaha merebut Kota Snihurivka di Provinsi Mykolaiv, Ukraina, beberapa jam sebelum penarikan pasukan militerRusia, bulan lalu. 

Selain itu, sebanyak 20 kendaraan infanteri lapis baja milik Ukraina juga dihancurkan dalam peristiwa tersebut. Hal itu diungkapkan Kepala Administrasi Distrik Snihurivka yang ditunjuk Rusia, Yuri Barbashov, kepada kantor berita Sputnik, Rabu (30/11/2022).

“Angkatan bersenjata Ukraina telah mengirimkan sekitar 20 kendaraan lapis baja untuk melakukan serangan yang sama sekali tidak ada harapan. Mereka dihancurkan sebelum mencapai posisi kami beberapa kilometer jauhnya,” ujarnya.

Barbashov mencatat, militer Ukraina dipindahkan ke Snihurivka dari Kota Mykolaiv pada 10 November. Para tentara yang akan menyerang kota itu mengatakan, mereka hanya memiliki peluang untuk bertahan hidup melawan artileri Rusia sekitar 10 persen saja.

Menurut Barbashov, setelah mengirim puluhan tentara ke Snihurivka yang berakhir dengan kematian mereka yang sia-sia, pihak Ukraina akhirnya menyadari posisi kota itu diperkuat oleh Rusia. Dia mengatakan, militer Ukraina baru dapat memasuki kota itu keesokan harinya, setelah pasukan Rusia menarik diri dari sana.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 jam lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

18 jam lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

20 jam lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

23 jam lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal