Pejabat Militer AS Ini Khawatir Iran Ikut Serang Israel, Serukan Gencatan Senjata

Anton Suhartono
Mark Milley (Foto: Reuters)

"Tidak ada yang menyangkal hak Israel untuk membela diri. Namun tingkat kekerasan telah berada pada level yang tidak ada lagi untungnya untuk terus berperang, warga sipil terbunuh, anak-anak terbunuh," ujarnya.

Lebih dari 200 warga Palestina, termasuk 61 anak-anak, tewas akibat gempuran Israel. Sementara di pihak Israel 10 orang tewas, termasuk dua anak-anak.

"Dalam pandangan saya, meredakan eskalasi merupakan langkah cerdas saat ini bagi semua pihak," tuturnya.

Amerika Serikat kembali menentang rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB untuk menyerukan penghentian kekerasan. Ini bertolak belakang dengan seruan Biden kepada Perdana Menteri Israel Biden Benjamin Netanyahu bahwa dia mendukung gencatan senjata dengan Hamas dan faksi perlawanan lainnya.

Hamas menyerang Israel dipicu kekerasan tentara Zionis di Yerusalem Timur, termasu menembaki jemaah yang melaksanakan ibadah di malam Ramadan. Israel juga berencana mengusir pemukim Palestina dari Sheikh Jarrah.

Sejak Senin pekan lalu para pejuang Palestina telah menembakkan sekitar 3.350 roket dari Gaza ke Israel. Selain Hamas, faksi perlawanan yang menyerang Israel adalah Jihad Islam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

57 tahun lalu

Geger! Tulisan Raksasa Misterius "8647" Muncul di National Mall Washington DC, Apa Artinya?

57 tahun lalu

Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal