Pejabat Korup Uzbekistan Izinkan Obat Sirup India Beredar, 65 Anak Tewas Gagal Ginjal Akut

Muhammad Fida Ul Haq
Pejabat Uzbekistan terbukti menerima suap sehingga obat sirup India beredar tanpa prosedur yang benar. (Foto: Reuters)

Sebelumnya, total 89 anak meninggal dunia akibat kasus gagal ginjal akut yang muncul pada September 2022 di Uzbekistan dan Gambia. Gagal ginjal akibat konsumsi obat batuk buatan perusahaan farmasi India.

India sudah memberi sanksi kepada tiga perusahaan. Pemerintah India juga telah melakukan inspeksi terhadap perusahaan farmasi di negaranya. Kasus gagal ginjal akut dinilai mencoreng nama India sebagai apotek murah bagi dunia.

India telah memperketat pengujian ekspor sirup batuk sejak Juni 2023. Perusahaan wajib untuk memperoleh sertifikat analisis dari laboratorium pemerintah sebelum mengekspor produk.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
15 jam lalu

Penahanan Don Ritto dan Kebebasan Febrie Adriansyah Picu Keraguan Publik Atas Independensi Kejagung

17 jam lalu

Kejagung: Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi dan TPPU Asabri

2 hari lalu

Pengacara Don Ritto Sebut Uang-Emas 74 Kg di Brankas Rumah Febrie Aset Yayasan

2 hari lalu

Hotman Ungkap Febrie Adriansyah Bantah Terima Uang Rp50 Miliar dari Tan Kian 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal