Pejabat Iran Heran Serangan AS Gagal Hancurkan Fasilitas Nuklir meski Kerahkan 120 Pesawat

Anton Suhartono
Spekulasi bahwa fasilitas nuklir Iran tidak rusak sepenuhnya akibat serangan AS tampaknya mengarah pada kebenaran (Foto: Planet Labs via AP)

WASHINGTON, iNews.id - Spekulasi bahwa fasilitas nuklir Iran tidak rusak sepenuhnya akibat serangan Amerika Serikat (AS) tampaknya mengarah pada kebenaran. Hal ini terungkap berdasarkan komunikasi para pejabat senior Iran yang disadap oleh intelijen AS.

Para pejabat Iran bahkan mengungkapkan keheranan mengapa serangan besar-besaran AS yang melibatkan bom penghancur bunker itu gagal mencapai kedalaman yang diinginkan.

Surat kabar AS The Washington Post, mengutip keterangan sumber pejabat, melaporkan pada Minggu (29/6/2025), serangan AS menimbulkan kerusakan lebih kecil dari yang diperkirakan.

Empat orang sumber pejabat AS mengatakan, berdasarkan sinyal intelijen rahasia, beberapa pejabat senior Iran mendiskusikan mengapa serangan yang diperintahkan Presiden AS Donald Trump tidak menimbulkan kerusakan yang diperkirakan.

Namun pejabat itu juga mengingatkan percakapan para pejabat senior Iran itu belum tentu mewakili penilaian lengkap mengenai seperti apa kondisi sebenarnya dari fasilitas nuklir Iran yang diserang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Trump Ingatkan Iran Hanya Punya Waktu 48 Jam untuk Buka Selat Hormuz, atau...

Internasional
2 hari lalu

Diancam Kembali ke Zaman Batu, Iran: Usia Kami 7.000 Tahun, AS Baru 250 Tahun!

Internasional
3 hari lalu

AS Ancam Hancurkan Iran hingga Kembali ke Zaman Batu, Teheran: Niat Lakukan Kejahatan Perang!

Internasional
3 hari lalu

Trump Pecat Jaksa Agung AS Pam Bondi terkait Dokumen Jeffrey Epstein

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal