Pejabat AS Sebut India Dukung Serangan terhadap Warga dan Rumah Ibadah

Umaya Khusniah
Pejabat AS menganggap seJumlah pejabat di India mengabaikan atau bahkan mendukung meningkatnya serangan terhadap orang-orang dan tempat-tempat ibadah. (Foto : Screenshot YouTube)

NEW DELHI, iNews.id - Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) menganggap sejumlah pejabat di India mengabaikan atau bahkan mendukung meningkatnya serangan terhadap orang-orang dan tempat-tempat ibadah di negara. Hal itu memicu kemarahan pemerintah India. 

Pernyataan itu disampaikan Rashad Hussain, Kamis (2/6/2022). Dia memimpin upaya Kementerian Luar Negeri AS untuk memantau kebebasan beragama di seluruh dunia. 

"Beberapa pejabat India "mengabaikan atau bahkan mendukung meningkatnya serangan terhadap orang dan tempat ibadah", kata Hussain.

Dia menyampaikan pernyataan tersebut saat laporan tahunan kemenlu tentang kebebasan beragama global. Dikatakan, serangan terhadap anggota komunitas minoritas, termasuk pembunuhan, penyerangan, dan intimidasi, terjadi sepanjang tahun lalu di India. 

Aksi itu juga termasuk main hakim sendiri terkait sapi. Hal itu merupakan serangan terhadap non-Hindu karena diduga menyembelih atau memperdagangkan daging sapi. 

Sebagai informasi, banyak umat Hindu, yang mencakup sekitar 80 persen dari 1,35 miliar penduduk India, menganggap sapi sebagai keramat. Beberapa negara bagian yang diperintah oleh partai nasionalis Hindu Perdana Menteri Narendra Modi telah memberlakukan undang-undang atau memperketat undang-undang lama yang melarang penyembelihan sapi.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pesan Keras Prabowo ke Para Pejabat: Tinggalkan Praktik yang Mengarah ke Korupsi

57 tahun lalu

Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya

57 tahun lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

57 tahun lalu

Lantik 884 Pejabat Baru Pemprov DKI, Pramono Minta Beri Pelayanan Terbaik untuk Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal