PBB Ungkap Pemberontak RSF Sudan Bantai Ratusan Warga Sipil di Kota El Fasher

Anton Suhartono
Kantor HAM PBB di Jenewa, Swiss, mengungkap pasukan pemberontak Sudan, RSF, membunuh ratusan warga sipil di Kota El Fasher (Foto: AP)

Puluhan ribu meninggalkan kota tersebut untuk menghindari kekejaman RSF yang juga rasis. 

Beberapa saksi mata mengungkap kekejaman di El Fasher. Para pengungsi harus berjalan kaki selama 3 atau 4 hari ke Kota Tawila.

Magango juga menerima kesaksian dari para pekerja bantuan, setidaknya 25 perempuan diperkosa beramai-ramai oleh para pemberontak RSF di tempat penampungan pengungsi di dekat sebuah kampus.

"Para saksi mata mengonfirmasi, personel RSF memilih perempuan dan anak perempuan dan memerkosa mereka di bawah todongan senjata," ujarnya.

Para pemberontak juga memaksa para pengungsi tersisa, sekitar 100 kk, untuk meninggalkan lokasi di tengah penembakan dan intimidasi.

Presiden Komite Palang Internasional (ICRC) Mirjana Spoljaric mengatakan, pelanggaran di El Fasher tidak bisa dibenarkan. 
"Kehidupan di Sudan kini bergantung pada tindakan yang kuat dan tegas untuk menghentikan kekejaman ini," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Horor! Serangan Drone Milisi RSF di Sudan Tewaskan 24 Orang, Termasuk 8 Anak

Internasional
6 hari lalu

Dubes Sudan Ungkap Negaranya Diacak-acak Asing karena Kaya Sumber Daya Alam

Internasional
10 hari lalu

Tambang Bijih Logam Ambruk, 200 Orang Tewas

Internasional
2 bulan lalu

Perang 2 Tahun Bikin Ekonomi Sudan Kembali ke Zaman Kuno

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal