PBB Terapkan Sanksi Lagi, Iran: Preseden Berbahaya bagi Tatanan Global

Anton Suhartono
Iran memperingatkan upaya untuk menerapkan kembali sanksi internasional kepada negaranya hanya akan menciptakan preseden berbahaya bagi tatanan global (Foto: AP)

Iran Merasa Dikhianati

Dia menambahkan, Iran sudah banyak berkorban dalam kerangka kesepakatan JCPOA tahun 2015. Meski AS keluar dari perjanjian tersebut pada 2018, di bawah pemerintahan Donald Trump, dan kembali menjatuhkan sanksi yang memukul perekonomiannya, Teheran tetap berusaha mematuhi isi kesepakatan.

Araghchi juga menuduh AS dan E3 tidak memiliki niat tulus untuk menyelesaikan masalah nuklir melalui diplomasi.

“Penolakan Amerika Serikat terhadap setiap inisiatif diplomatik membuktikan bahwa negosiasi dengan Washington hanya akan menemui jalan buntu. E3 pun memilih konfrontasi, bukan dialog,” tuturnya.

Iran, lanjut dia, tidak akan tunduk pada ancaman atau tekanan. Sebaliknya, Iran memperingatkan bahwa setiap langkah ilegal untuk menghidupkan kembali sanksi akan semakin memperburuk ketegangan dan melemahkan peran PBB sebagai penjamin perdamaian dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Jelang Final Piala Asia Futsal 2026 Indonesia Vs Iran, Lalin di Sekitar GBK Macet

Internasional
2 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
2 hari lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Internasional
2 hari lalu

Perundingan Nuklir dengan AS, Menlu Iran Araghchi: Awal yang Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal