PBB: Tentara Israel Larang Ambulans Tolong Warga Palestina Terluka dalam Serangan Jenin

Anton Suhartono
Tentara Israel melarang ambulans menolong korban luka dalam serangan di kamp pengungsi Jenin, Tepi Barat (Foto: Reuters)

JENEWA, iNews.id - Badan-badan bantuan PBB memperingatkan kondisi di Jenin, Tepi Barat, yang memburuk setelah serangan pasukan Zionis beberapa hari terakhir. Ada pembatasan yang dilakukan pasukan Israel terhadap korban luka untuk mendapatkan akses penanganan medis.

Pasukan Zionis menggempur kamp pengungsi Jenin, Tepi Barat, sejak akhir pekan lalu. Korban tewas hingga saat ini 10 orang dan 100 lebih lainnya luka.

"Kami khawatir dengan skala operasi udara dan darat yang terjadi di daeran pendudukan Jenin di Tepi Barat dan serangan udara menghantam kamp pengungsi yang padat penduduk," kata Vanessa Huguenin, juru bicara kantor kemanusiaan PBB.

Dia menambahkan, tiga dari total korban tewas adalah anak di bawah umur.

Juru Bicara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Christian Lindmeier mengatakan, pasukan Israel mencegat bantuan medis terhadap warga Palestina yang terluka. 

"(Petugas) First responder dicegat memasuki kamp pengungsi (Jenin), termasuk menjangkau orang-orang yang terluka parah," kata Lindmeier.

Organisasi medis MSF menyatakan, buldozer Israel menghancurkan jalan menuju kamp, yang membuat ambulans tidak mungkin menjangkau lokasi.

"Paramedis Palestina terpaksa berjalan kaki, di daerah dengan tembakan aktif dan serangan drone," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
42 menit lalu

AS Tembakkan 850 Lebih Rudal Tomahawk dalam Perang Iran, Persediaan Sekarat?

Internasional
3 jam lalu

AS Tak Terpengaruh Perang Timteng, Pasokan Minyak Aman meski Selat Hormuz Diblokade

Internasional
7 jam lalu

Intelijen Turki Endus Upaya Licik Israel Gagalkan Negosiasi Damai AS-Iran

Mobil
10 jam lalu

VW Berencana Ubah Pabrik Mobil di Jerman Jadi Tempat Produksi Peralatan Militer Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal