PBB: Jamal Khashoggi Korban Pembunuhan Terencana Pejabat Arab Saudi

Nathania Riris Michico
Poster jurnalis senior Saudi, Jamal Khashoggi. (Foto: AFP)

ISTANBUL, iNews.id - Anggota tim pakar PBB menyatakan Arab Saudi secara serius membatasi kemampuan Turki dalam menyelidiki kasus pembunuhan jurnalis senior Saudi, Jamal Khashoggi.

Laporan awal investigasi tim pakar PBB mengungkap, tim penyelidik Turki tidak diizinkan masuk ke kantor konsulat Saudi di Istanbul, lokasi wartawan itu dibunuh.

Jamal Khashoggi terakhir kali terlihat memasuki konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018. Pria 59 tahun itu merupakan pengkritik terkemuka terhadap Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

Para pejabat AS dilaporkan menyebut bahwa operasi pembunuhan seperti itu membutuhkan persetujuan sang putra mahkota.

Namun, para pejabat Saudi bersikeras Khasoggi dibunuh oleh beberapa agen intelijen Saudi yang bertindak "liar" dan bukan atas perintah Pangeran Mohammed.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen

57 tahun lalu

Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab

57 tahun lalu

Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?

57 tahun lalu

Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal