PBB Desak Hong Kong Cari Solusi Damai Pengepungan di Kampus, Minta Demonstran Stop Kekerasan

Nathania Riris Michico
Seorang pemrotes berjalan di depan barikade yang terbakar di Hong Kong. (FOTO: Lillian Suwanrumpha / AFP / Getty Images)

HONG KONG, iNews.id - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak Hong Kong mencari resolusi damai terkait pengepungan di Universitas Politeknik Hong Kong (PolyU). PBB juga meminta pemerintah setempat mengimbau demonstran membubarkan diri tanpa menggunakan tindakan kekerasan.

Pengepungan yang terjadi di Universitas Politeknik Hong Kong bermula pada Minggu (17/11/2019) saat ratusan demonstran anti-pemerintah menduduki kampus sebagai bagian dari kampanye yang lebih luas.

"Kami mengikuti perkembangan dengan keprihatinan yang mendalam terhadap situasi di Hong Kong selama beberapa bulan terakhir," kata juru bicara HAM PBB, Rupert Colville, seperti dilaporkan AFP, Rabu (20/11/2019).

"Berkenaan dengan situasi yang terjadi di Universitas Politeknik Hong Kong, kami mendesak otoritas setempat melakukan apa yang mereka bisa untuk menurunkan eskalasi atas situasi ini," lanjutnya.

Colville meminta pemerintah Hong Kong mengatasi situasi kemanusiaan yang semakin memburuk, dan memfasilitasi resolusi damai.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

57 tahun lalu

V+Short Bawa Terobosan Baru Mobile Storytelling pada Peluncuran Eksklusif di Hong Kong

57 tahun lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

57 tahun lalu

Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal