Paus Fransiskus Minta Singapura Perhatikan Upah Pekerja Migran

Anton Suhartono
Paus Fransiskus meminta pemerintah Singapura untuk memperhatikan upah para pekerja migran (Fot: AP)

Paus menyerukan kepada pemerintah untuk juga memperhatikan upah dan para pekerja migran sehingga mereka bisa menjaga martabat. Para pekerja itu turut berperan membangun Singapura menjadi salah satu pusat keuangan paling maju di dunia.

"Para pekerja ini memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dan harus dijamin upah mereka yang adil," kata Paus, dikutip dari Associated Press.

Singapura tidak memiliki kebijakan upah minimum untuk penduduk lokal maupun pekerja asing.

Data resmi mengungkap, pekerja asing berjumlah sekitar 1,5 juta orang atau sepertiga lebih dari total tenaga kerja Singapura. Sebanyak 286.000 di antaranya merupakan pekerja rumah tangga, 441.000 bekerja di bidang konstruksi, logisktik, dan pemeliharaan. Banyak di antara para pekerja itu berasal dari India, Pakistan, Bangladesh, dan negara-negara miskin lainnya.

Paus juga bertemu dengan Presiden Tharman Shanmugaratnam dan Perdana Menteri Lawrence Wong sebelum menyampaikan pidato di hadapan otoritas pemerintah dan korps diplomatik di Universitas Nasional Singapura.

Umat Katolik Singapura berjumlah sekitar 3,5 persen dari total populasi sekitar 6 juta jiwa. Menurut sensus penduduk tahun 2020, umat Buddha berjumlah sekitar 31 persen, Kristen 19 persen, dan Muslim 15 persen dari total penduduk. Sekitar seperlima dari penduduk Singapura tidak menganut kepercayaan agama apa pun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PDIP Kritik Diskusi di UGM Hanya Tampilkan Pejabat Pemerintah: Mahasiswa Harus Jadi Narasumber

57 tahun lalu

Ahmad Alimuddin Sebut Anggaran MBG Hasil Efisiensi yang Dilakukan Negara, Bukan Motong Dana Pendidikan

57 tahun lalu

Ubedilah Badrun Ungkap Momen yang Membuatnya Terpanggil Ikut Demo Mahasiswa

57 tahun lalu

Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM Subsidi, Gerindra: Keputusan Berani Berpihak ke Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal