Pasukan Keamanan Myanmar Tembak Mati 16 Demonstran di Hari Angkatan Bersenjata

Anton Suhartono
Pasukan keamanan Myanmar menembak mati 16 demonstran di peringatan Hari Angkatan Bersenjata, Sabtu (27/3) (Foto: Reuters))

YANGON, iNews.id - Pasukan keamanan Myanmar menembak mati sedikitnya 16 demonstran pada Sabtu (27/3/2021), saat pemerintahan junta memperingati Hari Angkatan Bersenjata dan berjanji melindungi warga sipil serta memperjuangkan demokrasi. 

Para pengunjuk rasa kembali turun ke jalan di Yangon, Mandalay, serta kota lain. Pada Jumat malam, media pemerintah mengancam demonstran akan ditembak di kepala dan punggung jika berunjuk rasa saat perayaaan Hari Angkatan Bersenjata.

"Hari ini merupakan hari memalukan bagi angkatan bersenjata," kata Sasa, juru bicara CRPH, kelompok anti-pemerintah junta yang dibentuk anggota parlemen yang digulingkan, dikutip dari Reuters.

"Para jenderal militer merayakan Hari Angkatan Bersenjata setelah mereka membunuh lebih dari 300 warga sipil tak berdosa," katanya, merujuk pada jumlah korban tewas sebelumnya.

Sementara itu dalam insiden terbaru, empat orang tewas setelah pasukan keamanan melepaskan tembakan ke kerumunan pengunjuk rasa di luar kantor polisi pinggiran Yangon Dala, Sabtu dini hari, demikian laporan Myanmar Now. Sedikitnya 10 orang terluka di lokasi yang sama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Trump Disebut bakal Perketat Syarat untuk Akhiri Perang Iran, Apa Saja?

57 tahun lalu

1.773 ASN Jalani Latihan Dasar Militer, Siap Jadi Komcad

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal