Mereka menyebut Rumah Sakit Indonesia telah digunakan oleh para pejuang Hamas untuk melancarkan serangan terhadap pasukan Israel. Tuduhan itu sejak awal perang pada 2023 telah dibantah oleh RS Indonesia. Alasan itu hanya dibuat-buat sebagai pembenaran atas praktik genosida yang sedang berlangsung.
Sementara itu Palestina menuduh pengusiran itu sebagai upaya Israel untuk mengosongkan Gaza utara guna dijadikan zona penyangga.
Al Bursh menambahkan, dua fasilitas medis lainnya di Gaza utara, yakni Rumah Sakit Al Awda dan Kamal Adwan, juga terus menjadi target serangan pasukan Israel.
Pasukan Israel telah beroperasi di sekitar Rumah Sakit Kamal Adwan sejak Senin lalu.
Para pejabat di tiga rumah sakit, termasuk RS Indonesia, menolak perintah Israel untuk mengevakuasi fasilitas mereka atau meninggalkan pasien tanpa pengawasan sejak serangan militer terbaru dimulai pada 5 Oktober 2024.