Pasukan Israel Curi Kesempatan Masuki Wilayah Suriah, Begini Pembelaan Menlu Saar

Anton Suhartono
Gideon Saar mengklaim, kehadiran militernya di wilayah Suriah hanya sementara (Foto: AP)

Alasannya para pejabat Israel khawatir kelompok oposisi bersenjata Suriah menguasai fasilitas militer di dekat Dataran Tinggi Golan kemudian menggunakannya untuk melawan Israel.

Juru bicara militer Israel Avichai Edri sebelumnya mengeluarkan peringatan yang menyerukan penduduk di lima kota perbatasan Suriah untuk tetap berada di rumah demi keselamatan. 

Tentara Israel awalnya mengambil alih pos terdepan Suriah di Gunung Hermon pada Minggu. Pos itu sebelumnya dijaga oleh pasukan pemerintah Suriah.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu langsung memerintahkan Menteri Pertahanan Israel Katz untuk mengerahkan personel IDF memasuki wilayah Suriah di luar Dataran Tinggi Golan. 

Netanyahu mengatakan, perjanjian dengan Suriah terkait Dataran Tinggi Golan, yang dicapai tak lama setelah Perang Yom Kippur 1973, tidak berlaku lagi karena militer Suriah telah menarik diri dari posisinya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal