TEL AVIV, iNews.id - Pasukan Garda Nasional Israel akan mengerahkan drone dilengkapi gas air mata di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Unit-unit drone tersebut disiapkan sebagai persiapan bulan suci Ramadan. Pasukan keamanan Israel kerap terlibat bentrok dengan para pemudi Palestina di kedua wilayah itu karena pembatasan yang dilakukan pihak keamanan Zionis selama bulan suci.
Dalam beberapa tahun terakhir, bentrokan terjadi hampir setiap malam di sekitar Masjid Al Aqsa saat pasukan Israel membubarkan konsentrasi jemaah yang beribadah.
Stasiun televisi Channel 12 melaporkan, komite tender kepolisian menyetujui pembelian tiga drone yang didesain untuk bisa menjatuhkan kapsul gas air mata. Kontrak tersebut bernilai hampir 50.000 dolar AS.
Sistem yang dikenal sebagai "Telur Kejutan" itu dipasang pada drone Matrice dan digunakan untuk membubarkan demonstrasi.
Kepolisian Israel juga telah mengoperasikan 19 sistem serupa.
Dokumen tender menggambarkan pembelian tersebut sebagai "mendesak," dengan alasan persiapan operasional untuk peristiwa yang diperkirakan terjadi selama Ramadan.
Garda Nasional Israel dibentuk di bawah Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir, tokoh radikal sayap kanan.