Partai 'Ikhwanul Muslimin' Yordania Unggul dalam Pemilu, Efek Perang Israel-Hamas

Anton Suhartono
Partai oposisi Front Aksi Islam (IAF) Yordania, sayap politik dari gerakan Ikhwanul Muslimin negara itu, unggul dalam pemilu parlemen (Foto: Al Jazeera)

Ikhwanul Muslimin Yordania menyambut gembira hasil tersebut.

"Pemilihan umum mencerminkan keinginan untuk perubahan dan mereka yang memilih tidak harus semuanya Islamis, tetapi menginginkan perubahan dan telah muak dengan cara-cara lama," kata Murad Al Adailah, pemimpin Ikhwanul Muslimin Yordania.

Dia menegaskan, kemenangan mereka merupakan refleksi dari keinginan rakyat Yordania. Ikhwanul Muslimin mendukung perjuangan kelompok perlawanan Palestina Hamas melawan Israel sejak lama. Bentuk dukungan itu semakin kentara sejak parang Israel-Hamas pada 7 Oktober.

Ikhwanul Muslimin Yordania sebelum itu juga getol mendesak pemerintah untuk membatalkan perjanjian damai negara dengan Israel.

Data komisi pemilihan umum mengungkap, 1.638.351 orang tercatat dalam daftar pemilih tetap.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit

57 tahun lalu

Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal